TELUK BINTUNI — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi umat di tingkat akar rumput, Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat sukses menggelar kegiatan Pelatihan Hidroponik.
Program pelatihan pertanian modern ini dipusatkan di Kabupaten Teluk Bintuni dan berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 26 hingga 28 Januari 2024.
Kegiatan ini menghadirkan materi komprehensif mengenai teknik dasar bercocok tanam tanpa media tanah (hidroponik), mulai dari penyemaian bibit, peracikan nutrisi, sistem instalasi sederhana, hingga perawatan tanaman hingga masa panen.
Ketua Komisi PEU MUI Papua Barat menyampaikan bahwa metode hidroponik dipilih karena sangat relevan diterapkan di perkotaan maupun wilayah dengan keterbatasan lahan pekarangan. Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan usaha produktif bernilai ekonomis tinggi.
Antusiasme yang tinggi tampak dari para peserta yang mengikuti pelatihan secara aktif dari hari pertama hingga akhir sesi praktik. Komisi PEU MUI Papua Barat berharap program ini dapat melahirkan wirausahawan baru di sektor agribisnis serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni.















Leave a Reply